Chat with us, powered by LiveChat

Sabtu, 13 Mei 2023

Gempa mengguncang Domu NTB !!By qiuslot88

Gempa terbaru BMKG


Gempa terbaru BMKG, gempa mengguncang Dompu Barat Daya  NTB pagi ini, lihat kekuatan koordinat dan letaknya 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menerbitkan data terbaru gempa  Indonesia hari ini, 13 Mei 2023. Kali ini BMKG menerbitkan data gempa terbaru di wilayah  Dompu, Nusa Tenggara Barat atau NTB 

Informasi gempa terbaru di Dompu Barat Daya, Nusa Tenggara Barat disampaikan BMKG melalui akun Twitter resmi @infoBMKG. Menurut BMKG, gempa terakhir di barat daya Dompu di Nusa Tenggara Barat bermagnitudo 3,2. 

Lokasi gempa terakhir di barat daya Dompu, Nusa Tenggara Barat berada di  koordinat 8,96 Lintang Selatan dan 118,11 Bujur Timur. Waktu gempa terakhir terjadi  di barat daya Dompu, Nusa Tenggara Barat sekitar pukul 07:45:45 WIB. 

Menurut BMKG, pusat gempa terakhir berada 61 kilometer barat daya Dompu, Nusa Tenggara Barat.  Info BMKG, gempa terakhir di barat daya Dompu di Nusa Tenggara Barat terjadi pada kedalaman 109 kilometer. 

#Gempa Mag: 3.2, 13-5-2023 07:45:45WIB, Lok: 8.96LS, 118.11BT (61km SW DOMPU-NTB), Kedalaman: 109km #BMKG 

Disclaimer: Data ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah ketika data sudah lengkap," tulis BMKG di akun Twitter resmi @infoBMKG. 

Berdasarkan skala MMI yang dipinjam dari laman BMKG, berikut informasi MMI yang bisa dipelajari. 

MMI 

Kebanyakan orang tidak merasakan getaran gempa bumi, kecuali dalam kasus luar biasa. 

II MMI 

Beberapa orang merasakan getaran atau getaran akibat gempa, benda-benda ringan yang tergantung di kandil bergoyang. 

III MM 

Getaran gempa terasa di dalam rumah. Getarannya terasa seperti mengendarai truk yang bergerak. 

IV MMI 

Pada  siang hari dapat dirasakan oleh banyak orang  di dalam rumah, beberapa orang di luar rumah, keramik pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderit dan dinding berbunyi. 

V MMI 

Getaran gempa  dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang berlarian, tembikar pecah, benda terlempar, pilar dan benda besar tampak bergoyang, pendulum jam dapat berhenti. 

VI MMI 

Setiap orang dapat merasakan getaran gempa. Sebagian besar masyarakat terkejut dan melarikan diri, plesteran dinding berjatuhan dan cerobong asap  pabrik pecah, kerusakannya ringan. 

VII MI 

Semua orang di rumah keluar.  Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan fasilitas yang memadai. Sebaliknya, bangunan yang dibangun dengan buruk memiliki retakan dan bahkan  cerobong asap yang hancur dan rusak. Dan  orang yang mengendarai kendaraan merasakan getarannya. 

VIII MI 

Kerusakan kecil pada bangunan yang kuat. Retakan pada bangunan yang dibangun dengan buruk, dinding terpisah dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan Monumen runtuh, air menjadi keruh.  IX 

MMI 

Bangunan yang kokoh mengalami kerusakan, rangka rumah  tidak lurus, banyak retakan yang muncul. Rumah itu tampaknya telah pindah dari fondasi aslinya. Pipa-pipa di rumah rusak. 

XMMI 

Bangunan  kayu yang kuat rusak, rangka rumah robek dari fondasinya, tanah terbelah dengan jalan yang bengkok, tanah longsor di setiap sungai dan tanah curam.  

XI MMI 

Beberapa bangunan masih berdiri.  Jembatan putus, ada lembah. Pipa bawah tanah sama sekali tidak dapat digunakan, tanahnya retak, relnya sangat bengkok. 

XII MI 

Hancur total, ombak muncul di tanah. 

Bentang alam menjadi gelap, benda-benda terlempar ke udara.


Arti skala MMI (Modified Mercalli Intensity). 

Skala Mercalli adalah ukuran intensitas gempa. Satuan ini diciptakan oleh ahli vulkanologi Italia  Giuseppe Mercalli pada tahun 1902. Skala Mercalli dibagi menjadi 12 bagian berdasarkan informasi dari korban gempa  dan juga berdasarkan melihat dan membandingkan  kerusakan akibat gempa. Oleh karena itu, skala Mercalli  sangat subyektif dan kurang akurat dibandingkan perhitungan kekuatan gempa lainnya. Oleh karena itu, saat ini skala Richter lebih banyak digunakan untuk  mengukur intensitas gempa bumi. Namun, skala Mercalli, yang dimodifikasi pada tahun 1931 oleh seismolog Harry Wood dan Frank Neumann, masih umum digunakan, terutama bila tidak ada seismometer di tempat untuk mengukur kekuatan gempa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gempa Terparah di Indonesia !!by qiuslot 88

Gempa Terparah di Indonesia: Bencana Alam yang Mengguncang Negeri Indonesia, negara kepulauan yang terletak di pertemuan tiga lempeng tekto...