Chat with us, powered by LiveChat

Kamis, 11 Mei 2023

5 ALASAN INDONESIA SERING GEMPA !!BY QIUSLOT88

Mengapa gempa bumi terjadi di Indonesia? Berikut 5 alasannya 

 

Indonesia telah mengalami beberapa gempa bumi baru-baru ini. Gempa yang Anda alami bukan satu-satunya, menurut situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terjadi ribuan gempa di Indonesia selama tahun 2019. 

Sebagai negara yang berada di Ring of Fire, tak heran Indonesia rawan gempa. Lantas apa penjelasan ilmiah dari seringnya gempa bumi  di  negeri ini? Mari kita mengenal satu sama lain lebih baik! 

 

1. Indonesia terletak di Cincin Api Pasifik 

 

Apakah Anda sering mendengar istilah ring of fire? Padahal, Cincin Api Pasifik adalah istilah yang digunakan untuk menyebut  daerah yang sering terjadi letusan gunung berapi  dan gempa bumi aktif, menurut Lembar Fakta Indonesia. Daerah ini termasuk cekungan Samudera Pasifik dan berbentuk seperti tapal kuda. 

Panjang wilayah Cincin Api Pasifik adalah 40.000 km. 90 persen gempa dunia terjadi di  81 persen wilayah Cincin Api Pasifik. Sedikitnya ada 33 wilayah di Bumi yang menjadi bagian dari Cincin Api Pasifik, tentunya Indonesia juga termasuk. 

 

2. Indonesia berada pada pertemuan 3 lempeng tektonik 

 


Tahukah Anda bahwa Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik? Menurut Lembar Fakta Indonesia, lempeng yang mengelilingi Indonesia adalah lempeng Pasifik, lempeng Eurasia, dan lempeng Indo-Australia. Pergerakan lempeng bumi dapat menyebabkan gempa bumi. Tidak hanya itu, ketika lempengan bumi  bertabrakan, menyebabkan gempa bumi dan tsunami secara bersamaan. Misalnya yang terjadi di Aceh pada Desember 2004. Beberapa daerah di Indonesia yang rawan gempa  dan tsunami adalah Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Banten, Bali, Jawa Tenggara dan masih banyak lagi lainnya. 


3. Indonesia terletak di zona pegunungan 

 

17 persen  gempa bumi terbesar, atau 5-6 persen  gempa dunia, terjadi di zona pegunungan (alpine zone). Menurut Lembar Fakta Indonesia, wilayah yang termasuk  adalah Jawa, Sumatera, Himalaya, Mediterania, dan Antartika. 

Meskipun hal ini membuat Indonesia rawan gempa, berada di zona pegunungan dan Cincin Api Pasifik juga memberikan keuntungan. Hal ini menjadikan tanah Indonesia subur dan kaya akan unsur mineral dan unsur hara. Tak heran jika berbagai  tanaman bisa tumbuh subur di Indonesia.  


4. Gempa bumi dipengaruhi oleh aktivitas gunung berapi 

Sebagian besar gempa bumi disebabkan oleh interaksi dan pergerakan lempeng. Namun, banyak di antaranya disebabkan oleh aktivitas gunung berapi. Keduanya dianggap terkait. Ini disebut gempa  vulkanik. Misalnya yang terjadi pada Gunung Soputan di Sulawesi Utara yang meletus akibat gempa. 

 Pergerakan magma di bawah gunung berapi dapat menyebabkan gempa bumi. Magma memberikan tekanan pada lingkungan, menyebabkan wilayah tersebut retak dan memicu  gempa bumi kecil, lapor situs web Oregon State University. Gempa bumi ini biasanya terlalu lemah untuk dirasakan, tetapi dapat dideteksi dan direkam dengan instrumen dan alat khusus.  


5. Terletak di batas konvergen Lempeng Sunda dan Lempeng Indo-Australia 

 

Mengapa gempa bumi sering terjadi di pulau sumatra? Jawabannya adalah  pulau itu terletak di batas konvergen tempat Lempeng Sunda bersubduksi di bawah Lempeng Indo-Australia, kata Lembar Fakta Indonesia. Lempeng ini  miring dengan kecepatan 60 mm per tahun dan digerakkan ke kanan  oleh patahan di Pulau Sumatera. 

Contohnya gempa  Provinsi Sumatera Aceh pada 2 Juli 2013. Gempa ini disebabkan oleh penunjaman Lempeng Sunda ke bawah Lempeng Indo-Australia. Pergerakan lempeng ini menyebabkan gempa bumi di dalam dan sekitar pulau Sumatera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gempa Terparah di Indonesia !!by qiuslot 88

Gempa Terparah di Indonesia: Bencana Alam yang Mengguncang Negeri Indonesia, negara kepulauan yang terletak di pertemuan tiga lempeng tekto...